Poto hanya ilustrasi saja
SNIPER86.COM, Langkat – Dugaan persoalan hubungan pribadi yang menyeret seorang oknum guru honorer di SDN 050630 Salapian menjadi sorotan. Seorang perempuan berinisial samaran Bunga, warga Medan yang kini tinggal di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, mengaku sedang mengandung dengan usia kehamilan hampir tujuh bulan dan menantikan kepastian tanggung jawab dari seorang pria yang disebut-sebut sebagai ayah dari bayi yang dikandungnya.
Ironisnya, menurut pengakuan Bunga, pria tersebut sebelumnya berulang kali menjanjikan akan bertanggung jawab, bahkan disebut bersedia menikahinya. Namun, hingga Kamis (29/10/2026), Bunga mengaku belum memperoleh kepastian sebagaimana yang diharapkannya.
Persoalan ini semakin menimbulkan tanda tanya setelah Bunga menyebut bahwa pria yang dimaksud telah beristri dan bekerja sebagai guru honorer di SDN 050630 Salapian.
Janji Tanggung Jawab Dipertanyakan
Saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp, Kamis (29/10/2026) siang, Bunga mengungkapkan bahwa dirinya masih menunggu itikad baik pria tersebut untuk memenuhi janji yang sebelumnya disampaikan kepadanya.
Bunga mengaku, dalam komunikasi sebelumnya, pria itu menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab dan menemui keluarganya. Akan tetapi, menurut pengakuan Bunga, hingga kini pertemuan tersebut belum juga terealisasi.
Bahkan, Bunga menyebut nomor WhatsApp miliknya telah diblokir oleh pria yang dimaksud, sehingga komunikasi di antara keduanya terputus.
Jika pengakuan tersebut benar, kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan serius: di mana tanggung jawab atas janji yang sebelumnya telah disampaikan, sementara seorang perempuan mengaku tengah menghadapi kehamilan yang membutuhkan kepastian dan dukungan?
Mengaku Berulang Kali Dijanjikan Akan Bertanggung Jawab
Bunga juga mengungkapkan bahwa setiap kali mereka melakukan hubungan, pria tersebut disebut selalu menyampaikan janji akan bertanggung jawab.
Namun, menurut Bunga, janji tersebut hingga kini belum memberikan kepastian nyata. Ia mengaku masih menunggu penyelesaian persoalan yang dihadapinya, termasuk kejelasan mengenai tanggung jawab terhadap kehamilan yang dialaminya.
Bagi Bunga, persoalan ini bukan sekadar janji pernikahan, melainkan juga menyangkut kepastian masa depan dirinya dan anak yang sedang dikandungnya.
Meski demikian, seluruh pengakuan tersebut masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi lebih lanjut kepada pihak pria yang disebutkan agar pemberitaan tetap berimbang dan tidak mendahului kesimpulan.
Istri Pria Tersebut Turut Dimintai Konfirmasi
Untuk memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, awak media SNIPER86.COM juga berupaya meminta konfirmasi kepada istri pria yang dimaksud pada Rabu (28/10/2026).
Konfirmasi tersebut bertujuan memperoleh penjelasan mengenai informasi yang disampaikan Bunga, termasuk dugaan hubungan antara Bunga dan suaminya serta keterangan mengenai janji tanggung jawab yang dipersoalkan.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak istri belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan awak media.
Belum adanya tanggapan tersebut tidak dapat dimaknai sebagai pembenaran maupun penolakan terhadap pengakuan Bunga. Pihak-pihak terkait tetap berhak menyampaikan penjelasan dan klarifikasi.
Publik Menanti Kejelasan
Persoalan ini perlu ditangani secara serius dan bijaksana. Apabila terdapat janji tanggung jawab yang belum dipenuhi sebagaimana pengakuan Bunga, pihak-pihak terkait diharapkan segera membuka komunikasi untuk mencari penyelesaian yang jelas, dengan tetap memperhatikan hak dan kepentingan anak yang akan dilahirkan.
Status seseorang sebagai tenaga pendidik juga menuntut sikap yang bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Namun, dugaan yang muncul dalam perkara ini tetap harus diuji berdasarkan keterangan para pihak dan bukti yang dapat diverifikasi, bukan sekadar penilaian sepihak.
SNIPER86.COM membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pria yang disebutkan, pihak keluarga, maupun pihak SDN 050630 Salapian terkait informasi mengenai status pekerjaannya. Apabila terdapat penjelasan atau bukti tambahan, redaksi siap memuatnya sesuai ketentuan jurnalistik.*(R-2)




