• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Kapitalisme Global Cengkraman yang Mengancam Daerah

    Jumat, 16 Januari 2026, 2:52:00 PM WIB Last Updated 2026-01-16T07:53:17Z

    SNIPER86.COM, Piru - Kapitalisme global telah menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari dalam era modern ini. Namun, di balik kemegahan dan kemajuan yang dibawanya, kapitalisme global juga membawa dampak negatif yang signifikan bagi daerah-daerah, terutama yang kaya akan sumber daya alam.

    Daerah-daerah seperti Maluku, yang kaya akan sumber daya alam, menjadi target eksploitasi oleh perusahaan-perusahaan global. Mereka memanfaatkan sumber daya alam daerah tanpa memberikan kompensasi yang adil kepada masyarakat lokal. 

    Keuntungan dari eksploitasi sumber daya lebih banyak dinikmati oleh perusahaan global dan elit lokal, sementara masyarakat lokal tidak mendapatkan manfaat yang signifikan. Hal itu disampaikan W.Tomson, Alumni GMNI Maluku kepada Media ini di Piru, Jumat (16/1/2026).

    Selain itu, kapitalisme global juga mengancam keberadaan pedagang kecil dan ekonomi lokal. Nirlaba besar seperti Indomart dan Alfamidi, dengan modal besar dan jaringan yang luas, dapat menarik pelanggan dari pedagang kecil, sehingga mengancam keberadaan mereka. Pedagang kecil yang tidak dapat bersaing terpaksa menutup usahanya, sehingga mengurangi keragaman ekonomi lokal dan meningkatkan ketimpangan ekonomi.

    Contoh ini menunjukkan, bahwa kapitalisme global tidak hanya mengancam sumber daya alam, tetapi juga mengancam keberadaan pedagang kecil dan ekonomi lokal. Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan yang adil dan perlindungan bagi pedagang kecil untuk menjaga keragaman ekonomi lokal dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

    Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan kebijakan yang adil dan berkelanjutan, sehingga sumber daya alam dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran bersama sehingga  dapat mengurangi dampak negatif kapitalisme global dan menciptakan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.*(MM.S86)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini